Kepala DPMPTSP Kota Semarang Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Tahun 2026

Semarang, 14 Juli 2026 - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Drs. Puput Widhiatmoko Hadinugroho, M.M., menghadiri kegiatan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Kota Semarang Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang pada Selasa (14/7/2026).

Kehadiran Kepala DPMPTSP Kota Semarang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Semarang terhadap penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas serta pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat, khususnya dalam mendukung kesiapan lingkungan pendidikan bagi peserta didik baru.

Kegiatan pembukaan MPLS menjadi momentum awal bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, tenaga pendidik, fasilitas pembelajaran, serta berbagai ketentuan dan kegiatan yang akan mereka jalani selama mengikuti proses pendidikan. Pelaksanaan kegiatan juga diarahkan untuk membangun suasana belajar yang aman, nyaman, tertib, dan mendukung perkembangan peserta didik.

Selain menjadi sarana pengenalan lingkungan sekolah, kegiatan tersebut turut memperkuat koordinasi antarpihak dalam memastikan kesiapan fasilitas dan berbagai aspek pendukung pendidikan. Sinergi tersebut diperlukan agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal serta memberikan pelayanan pendidikan yang dapat diakses secara layak dan merata.

Pemerintah Kota Semarang melalui perangkat daerah terkait terus mendorong terciptanya pelayanan publik yang terintegrasi, termasuk dalam mendukung sektor pendidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor guna memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan secara efektif serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun 2026, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang diharapkan dapat menjadi lingkungan pendidikan yang mendukung proses belajar dan perkembangan peserta didik. Dukungan berbagai pihak juga diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan di Kota Semarang.

Share this post

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn Share on Pinterest Share on WhatsApp